GOES TO THAILAND 2023 - WELCOME TO KASETSART UNIVERSITY
Sekilas tentang Kasetsart University
Universitas Kasetsart merupakan bagian dari evolusi pendidikan pertanian di Thailand dengan pendirian sistem sekolah teknik dan era ini dibagi menjadi tiga periode. Pendidikan pertanian ini didirikan pada tahun 1904 oleh Pangeran Phichaimahintharodom. Saat ini, Kasetsart University memiliki 32 fakultas dan 424 program. Fasilitas dari Kasetsart University yaitu perpustakaan, asrama, kantor pos, bank, jasa perbaikan komputer, bus, stadion olahraga termasuk fitnes, dan rumah sakit.
Kasetsart University membuka kesempatan untuk mahasiswa di luar Thailand untuk berkesempatan studi di Kasetsart University melalui beasiswa, pertukaran pelajar, penelitian, dan kunjungan. Pada International Program, para mahasiswa diwajibkan untuk memiliki visa dan kesehatan asuransi.
Program Studi Ilmu Manajemen IPB mengunjungi Faculty of Administration Business Kasetsart University
Pada tahun 2023, Program Studi Ilmu Manajemen IPB atau disingkat PSIM IPB angkatan 2022/2023 mengadakan program fieldtrip untuk memenuhi salah satu mata kuliah semester 3 dengan mengunjungi satu negara untuk membandingkan dan menganalisis. Awalnya, sempat ada beberapa pilihan negara untuk kunjungan, diantara lain, yaitu Singapore, Thailand, dan Korea. Namun, untuk mempertimbangkan aspek ekonomi selama fieldtrip, akhirnya satu angkatan sepakat untuk mengunjungi Thailand.
Singkat cerita, di hari itu, Thailand sangat panas dengan 38 derajat celcius dengan menyipitkan mata untuk melihat daerah sekitar. Wilayah Kasetsart University sangat luas, bersih tidak ada sampah yang berserakan, dan indah dengan adanya pohon berdaun oren yang jarang ditemukan di Indonesia. Terlihat mahasiswa Kasetsart University menggunakan pakaian putih dan bawahan hitam sebagai seragam kuliah untuk program sarjana. Bus-bus di Kasetsart University juga berlalu-lalang di jalanan untuk mengantar mahasiswanya dari tempat ke tempat yang ingin dikunjungi. Di wilayah Kasetsart University juga terdapat kafe high-class seperti Starbucks.
Kami disambut hangat oleh karyawan Kasetsart University dengan disediakan makan siang. Untuk menu di Thailand dan Indonesia tidak ada bedanya. Setelah makan, kami memasuki sebuah ruangan sangat luas dengan kursi menurun seperti di bioskop dan diberikan souvenir berupa cemilan dan tas kanvas.
Memasuki ruangan kelas untuk mengikuti kuliah di Faculty of Business Administration Kasetsart University. Saat menduduki bangku, rasanya seperti mahasiswa yang sedang exhange program atau study abroad karena dosen yang menjelaskan yaitu dosen dari Kasetsart University yang menjelaskan dengan menggunakan Bahasa Inggris. Kuliah umum tersebut membahas topik tentang sebuah perusahaan otomotif dengan merek Volks Wagen atau yang biasa dikenal dengan "VW". Volks Wagen memiliki anak brand otomotif lainnya, yaitu Bentley, Bugatti, Audi, dan lainnya. Merek-merek itu berhasil dan sukses dipasarkan ke masyarakat ke seluruh dunia. Cara agar pemasarannya berhasil, yaitu masing-masing merek harus memiliki target pasar yang berbeda. Diantara brand yang sedang bekerjasama diusahakan tidak cannibalization. Cannibalization adalah suatu keadaan pertumbuhan penjualan sebuah merek yang mengakibatkan penurunan penjualan merek lainnya dalam satu lini produk yang sama dalam satu perusahaan yang sama. Singkatnya adalah pertumbuhan suatu merek dengan mematikan merek lainnya.
Kuliah umum dilaksanakan berdurasi kurang lebih 1,5 jam sampai 2 jam. Topik yang diangkat sangat seru dikarenakan topik tersebut tentang keberhasilan bisnis pada suatu merek otomotif kelas dunia yang dimana ada keberhasilan dan kegagalan. Dosen Kasetsart University membuka pertanyaan tanya - jawab untuk kami. Hal ini sangat berpeluang untuk membuka pikiran secara lebih luas lagi, berkembang diri dan cara berkomunikasi dengan dosen internasional.
Setelah kuliah umum usai, mahasiswa dan dosen IPB memberikan sedikit kenang-kengan berupa souvenir kepada dosen dan staf Kasetsart University.
Kami diarahkan untuk jalan-jalan sebentar mengelilingi kampus Kasetsart menggunakan kendaraan bus dan kami diberhentikan di suatu kafe untuk membeli jajanan di kafe tersebut deengan menjual berbagai cemilan atau pun oleh-oleh khas Thailand. Beberapa temanku membeli banyak macam cemilan untuk atau dimakan langsung di tempat. Namun, aku hanya membeli es krim karena cuaca Thailand sangat panas tiada tanding.
Setelah diajak keliling oleh tour guide akademik, ternyata lingkungan Kasetsar University sangat bersih seperti ala-ala Nega Jepang, Negara Korea, dan sebagainya. Aku merasa bahwa Kasetsart University menyediakan tempat sampah hanya sedikit atau hanya di tempat tertentu bahkan nyaris tidak kelihatan dimana ada tempat sampah.


Komentar
Posting Komentar